Hai agan-aganwati, kali ini ane dapet info baru nih! Info apa tuh? Pas ane blogwalking(mampir ke blog lain), ane nemuin banyak artikel yg membahas tentang sifat dominan manusia. Apa aja gan?
Pertama, Koleris (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur).
Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain).
Lalu ketiga, melankolis (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya).
Terakhir, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).
Mau tahu lebih lengkap gan? Nih ane jelasin keempat sifat diatas, cekidot:
Berikut empat karakter manusia itu secara jelas.
Koleris
Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar, bukan dengan cara orang lain.
Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Koleris ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.
Sanguin
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu.
Sayangnya, karakter Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah dalam melakukan pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan, bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya.
Sikap karakter sanguin ini cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.
Melankolis
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolis akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya.
Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya, maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu rapi dan charming.
Plegmatis
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian.
Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
Oh iya, keempat sifat yg ane jelasin di atas gak 100% benar gan. Soalnya tiap manusia itu beda, buktinya sidik jari kita beda, bahkan saudara kempar aja sidik jarinya beda loh! Gk percaya gan?
Coba deh mampir ke sini
http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/10/mengenal-kemampuan-otak-lewat-sidik-jari
Ternyata national gegraphic ngejelasin, kalo tiap manusia itu punya isi otak yg berbeda-beda gan. Tanpa kita sadari, isi otak kita menentukan sifat juga loh. Oh iya, genetik ikut berperan loh. Kalo agan-aganwati punya orangtua, coba deh cocokin sifat mereka sama sifat ente.
Ane punya tips buat ente yg pengen mengembangkan sifat, misalnya ente pengen ngurangin sifat pemarah. Ente coba deh kerjain ibadah seusai agama ente, puasa misalnya. Klo puasa, kita bisa latihan menahan kemarahan tuh. Kalo sering dilakuin, tanpa disadari sifat ente berkembang menjadi lebih plegmatis.
kalo ente pengennya jadi koleris, coba deh ente jangan menunda kerjaan ente, misal ada PR Fisika, suka gak suka ente langsung kerjain tuh. Kalo ente ngerasa susah, coba ente searching di mbah google. Kalo masih gak ketemu, ane ada link nih, siapa tahu bisa bantuin ente
Tapi ente harus konisten kalo ingin ngembangin sifat.
ente mau jadi lebih koleris? Jangan pernah nunda kerjaan
Mau jadi lebih plegmatis? Cobalah berpuasa (sesuai agama masing-masing yah)
Mau jadi lebih melankolis? Sering-sering dengerin lagu
Atau agan-aganwati mau lebih sanguinis? Bacalah novel humoris, tonton juga tuh acara standup comedy
CMIIW
Oh iya, ente ga harus nurutin 100% tips ane di atas, soalnya tiap orang punya cara masing-masing buat ngembangin sifat. Mengingat tiap orang punya sifat yg beda.
Siapa tahu cara agan lebih ampuh dari cara ane.
Jangan lupa kasih comment di pojok bawah blog yah, ane tunggu loh
Terima kasih buat agan-aganwati yg udah mampir ke blog ane! GBU
Pertama, Koleris (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan tempur).
Kedua, sanguin (periang, hampir tak pernah kelihatan susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain).
Lalu ketiga, melankolis (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah tindakan masak-masak sebelum melakukannya).
Terakhir, plegmatis (pasrah, tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).
Mau tahu lebih lengkap gan? Nih ane jelasin keempat sifat diatas, cekidot:
Berikut empat karakter manusia itu secara jelas.
Koleris
Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar, bukan dengan cara orang lain.
Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Koleris ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.
Sanguin
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu.
Sayangnya, karakter Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah dalam melakukan pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan, bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya.
Sikap karakter sanguin ini cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.
Melankolis
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolis akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya.
Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya, maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu rapi dan charming.
Plegmatis
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian.
Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
Oh iya, keempat sifat yg ane jelasin di atas gak 100% benar gan. Soalnya tiap manusia itu beda, buktinya sidik jari kita beda, bahkan saudara kempar aja sidik jarinya beda loh! Gk percaya gan?
Coba deh mampir ke sini
http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/10/mengenal-kemampuan-otak-lewat-sidik-jari
Ternyata national gegraphic ngejelasin, kalo tiap manusia itu punya isi otak yg berbeda-beda gan. Tanpa kita sadari, isi otak kita menentukan sifat juga loh. Oh iya, genetik ikut berperan loh. Kalo agan-aganwati punya orangtua, coba deh cocokin sifat mereka sama sifat ente.
Ane punya tips buat ente yg pengen mengembangkan sifat, misalnya ente pengen ngurangin sifat pemarah. Ente coba deh kerjain ibadah seusai agama ente, puasa misalnya. Klo puasa, kita bisa latihan menahan kemarahan tuh. Kalo sering dilakuin, tanpa disadari sifat ente berkembang menjadi lebih plegmatis.
kalo ente pengennya jadi koleris, coba deh ente jangan menunda kerjaan ente, misal ada PR Fisika, suka gak suka ente langsung kerjain tuh. Kalo ente ngerasa susah, coba ente searching di mbah google. Kalo masih gak ketemu, ane ada link nih, siapa tahu bisa bantuin ente
www.zenius.net (berbayar)
www.khanacademy.com(free)
www.MejaKita.com(free)
Tapi ente harus konisten kalo ingin ngembangin sifat.
ente mau jadi lebih koleris? Jangan pernah nunda kerjaan
Mau jadi lebih plegmatis? Cobalah berpuasa (sesuai agama masing-masing yah)
Mau jadi lebih melankolis? Sering-sering dengerin lagu
Atau agan-aganwati mau lebih sanguinis? Bacalah novel humoris, tonton juga tuh acara standup comedy
CMIIW
Oh iya, ente ga harus nurutin 100% tips ane di atas, soalnya tiap orang punya cara masing-masing buat ngembangin sifat. Mengingat tiap orang punya sifat yg beda.
Siapa tahu cara agan lebih ampuh dari cara ane.
Jangan lupa kasih comment di pojok bawah blog yah, ane tunggu loh
Terima kasih buat agan-aganwati yg udah mampir ke blog ane! GBU




Bagus artikelnya gan, update trus yaa
BalasHapus